Minggu, 10 November 2019

REVIEW - SAFI AGE DEFY SERIES


Hi! Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Selamat datang kembali! Beberapa waktu lalu, 26 Oktober 2019, aku berkesempatakn hadir di acara gathering safiindonesia x bandung hijab blogger. Lokasi acaranya di Rumah Makeuppucino, Bandung. Disana, Safi Indonesia memperkenalkan produk baru dari rangkaian Age Defy Series. Produk barunya ini diantaranya adalah, Youth Elixir Serum, Makeup Remover, dan Skin Booster.

Foto Bersama Peserta Gathering dengan Hanum Mega
Dari aku yang suka ga kobe :''

Minggu, 28 Juli 2019

HAKUNA MATATA | ALIA SULISTYANTI



Belum lama ini, akhirnya film The Lion King remake nya Disney. Sekarang tampilannya sudah 3D, jadi terasa lebih real. Pengisi suaranya juga keren-keren, salah satunya Beyonce Knowles yang ngisi suaranya Nala dewasa. Jujur, aku belum nonton sih film ini haha. Tapi film yang jaman dulunya sudah. Ya semenjak tinggal di Purwakarta juga kan sarana prasarana hiburan tuh terbatas banget, jadi agak susah nyempetin nonton di bioskop. 

Kamis, 13 Juni 2019

HIJAB DESIGN BATIK 7 RUPA PEKALONGAN - SUROYA.CO | ALIA SULISTYANTI


Design hijab square ini terinspirasi dari motif batik 7 rupa dari Pekalongan.

Batik 7 rupa sendiri biasanya menggambarkan nuansa alam, umumnya menampilkan bentuk motif bergambar hewan atau tumbuhan (sumber : www.tagar.id).
Pada motif hijab ini, dibuat ilustrasi bunga dan daun dipadu padankan dengan mozaik digital untuk memberikan kesan era modern.

Design hijab ini untuk Brand Suroya.co


Salam,
Alia

Selasa, 14 Mei 2019

MERDEKA FINANSIAL | ALIA SULISTYANTI


Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh.
Halo teman blog ku. Kali ini tertantang lagi nih sama Bandung Hijab Blogger, untuk bahas tentang Finansial.


Cerita sedikit, awal pertama kerja setelah lulus kuliah itu di penghujung tahun 2016. Berhubung aku kerja beda kota dengan Ibu, aku diharuskan untuk ngekost lagi. Bulan pertama kerja kan tidak langsung digaji ya, tapi aku butuh makan, bayar uang kost, kehidupan, dan lainnya. Alhasil pinjam uang Ibu lagi sekitar 2 juta. Dari situ sempat ada pemikiran, kenapa dari dulu pas kuliah aku gak nabung yah, jadi setidaknya ada fase dimana aku harus kost lagi, aku bisa pakai uangku sendiri.

Minggu, 28 April 2019

BHB MILAD1 | ALIA SULISTYANTI




Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh.
Singkat cerita, awal pertemuan aku dengan founder adalah ketika aku bisa hadir di satu event di Bandung, kenalan dengan Rara dan Shinta, kalau kata ika natassa, pada pertemuan pertama, 3 menit pertama inilah yang menentukan apakah aku akan menjalin hubungan baik dengan mereka kedepannya atau tidak.

Awkward, iya. Malu, juga iya.
Tp tangan kalian selalu hangat menyambut aku yang kosong.

Selanjutnya dan selanjutnya dan berakhir diberi kepercayaan pegang jobdesc yang aku sendiri enggak percaya diri aku mampu atau tidak...

Alhamdulillah, pikiran positif kalian ke aku membantu aku untuk mengemban tanggung jawab sebagai designer bhb. Kaget, oh iya, bukan main...  background aku sekolah gak ada tentang design, hanya suka menggambar. Dan paham betul bahwa bekerja sebagai designer hanya akan menjadi harapan...

Disini. Bukan harapan........  Arigatou gozaimashita, Bandung Hijab Blogger

Dipertemukan dengan teh Revi, Ghina dan Ica (soon kita ketemu beneraan haha) semakin membuka luas pandangan aku terhadap blog dan kehidupan sosial. Semoga bisa ketemu juga dengan teh Puspa dan teh Leti. Bersyukur karena aku selalu dikenalkan dengan orang-orang baik dan positif. Alhamdulillah, Alhamdulillah.

Terima kasih sudah mempercayai aku, terima kasih sudah merangkul aku, selamat ulang tahun bhb.

With Extraterraordinary Love,
Ale

Rabu, 24 April 2019

BACK TO WRITE | ALIA SULISTYANTI

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh.
Halo teman blog ku. It's been awhile... He he..

cari wangsit buat nulis dulu yah (?)

Memang kemalasan selalu menjadi alasan terbesar untuk melakukan sesuatu. Kemalasan menjadi penghambat terbesar untuk melakukan hal yang ingin dijadikan rutinitas, salah satunya keinginan aku untuk menulis. Wekekeke.

Karena yang aku yakini, sesibuk apapun kamu, kalau sudah suka sama satu hal, pasti akan tetap dilakukan. Seperti mencintai seseorang, mau selelah apapun aktivitasmu hari itu, paling gak ada usaha untuk kasih kabar ke dia, kan?

Menulis memang meredakan stress dan penat dari segala aktivitas yang terjadi dihidupku. Namun, gabung bersama satu komunitas blog malah buat aku makin stress karena content blog orang lain terlalu bagus dan jauh lebih "berisi", sedang blog aku "kosong" dan gak ketemu niche nya, mungkin belum. Mungkin juga karena orang lain menjadikan blog sebagai salah satu pencaharian, sedangkan aku engga. Aku kek sampah gini. Malu sih, yang lain berlomba untuk menulis menjadi lebih baik.. Aku stuck dan gamau maju, kek motor mogok kehabisan bensin.

Tapi, dari semua rasa malu dan malas terhadap menulis, masih ada setitik niat untuk menulis kembali.

Gini kali ya rasanya jadi penulis, ada mood naik turun yang gak bisa dihindari. Mau lagi gak mood nulis atau engga, tetep harus nulis. Salutlah! Ku juga kalau gitu, harus semangat menulis!

Postingan selanjutnya... bahas apa yah? Ada saran gak, teman-teman?

Love,
Ale.

Sabtu, 19 Januari 2019

MY BUCKET LIST IN 2019 | ALIA SULISTYANTI


Assalamu’alaikum semuanyaaa. Selamat datang kembali teman-teman ku, selamat datang 2019! Selamat datang hari – hari baru yang indah!


Setiap pergantian tahun, aku suka banget nih ngelist apa aja yang sudah aku achieve dan apa yang belum aku achieve di tahun sebelumnya. Selanjutnya merangkai dan menentukan hal – hal apa saja yang ingin dilakukan di tahun selanjutnya. Jadi, menulis resolusi tuh penting buat aku, jadi lebih tertriger untuk melakukan progres setiap hari, gak masalah progresnya  kecil atau besar, banyak atau sedikit, yang penting ada progres.
Beruntung nih, collab dengan Bandung Hijab Blogger kali ini adalah tentang resolusi di 2019. Apa aja keinginan – keinginan yang ingin dicapai di 2019? Banyaaak hihi. Tapi Cuma mau cerita satu ini.


Menjadi personal yang B A H A G I A dan S E I M B A N G
Kenapa? Memang belum bahagia?
Sebenarnya bahagia itu bagaimana kita menyikapi satu hal yang kita hadapi, ya kan? Orang yang serba kekuranganpun, kalau memang mereka berlapang dada dengan keadaannya yang seperti itu, mereka akan bahagia – bahagia aja hidupnya. 2018 kemarin banyak hal yang aku kerjakan, tapi lupa membahagiakan diri sendiri. Semua deadline aku kejar, semua kegiatan aku iyakan, semua pertemuan aku hadir, bahkan ketika itu bentrok, aku tetap berusaha hadir dikeduanya. Aku suka berinteraksi dengan orang, setidaknya banyak pelajaran yang bisa aku ambil dari pengalaman – pengalaman yang mereka ceritakan,
Aku senang melakukan banyak hal dan banyak kegiatan, karena ilmu ku nambahnya langsung banyak. Tapi, aku lupa dengan rutinitas olahraga aku, setiap weekend jarang pulang ke rumah di Purwakarta (dulu ku stay di bandung dan ngekos), gak bisa leha – leha sejenak atau menikmati makanan yang aku suka.
Belakangan jadi merasa malah gak bahagia, padahal semua kegiatan dan kesibukan itu aku yang jadwalkan, aku yang atur. Kok tapi aku sering mengeluh lelah? Ini beneran aku bahagia?
Singkat cerita, aku bertemu dengan salah satu teman yang jam kerjanya jauh lebih padat dari aku, kemudian sharing tentang kenapa dia sibuk tapi masih adem ayem aja hidupnya dan gak pernah keliatan mengeluh. Dan ternyata kuncinya adalah seimbang dan keluarga.
Menyeimbangkan kebutuhan dan keinginan. Terkadang kita kepingin banget punya ini, punya itu, dan bisa ini, bisa itu. Keinginan yang kuat membuat kita jadi semangat untuk mendapatkan hal tersebut, bahkan waktu 24 jam habis dipakai hanya untuk memenuhi keinginan kita tuh jadi gak masalah.
Dan ini yang terjadi di aku. Banyak hal yang ingin aku achieve, tapi tidak berimbang. Jarang pulang ke rumah untuk bertemu dengan keluarga ternyata sangat berpengaruh, dan ini jadi kebutuhan utama buat aku. Bertemu keluarga, aku jadi lebih tenang menghadapi deadline dan jadi lebih bahagia. Selain itu, meluangkan untuk berolahraga juga penting untuk kebutuhan badan biar tetap fresh, kebutuhan badan aku untuk makan sehat. Pokoknya banyak kebutuhan aku dan badan yang aku tinggalkan.
Jadi di 2019 ini, aku ingin bisa memahami apa saja kebutuhan dan keinginan diri sendiri biar tetap seimbang dan tetap bahagia. Kalau kamu, apa resolusimu tahun ini?

Love,
Ale.