Minggu, 14 Oktober 2018

Review HIJAB ORGANIK 'ZAYANAORGANIC' | ALIA SULISYANTI




Tau gak sih? Kalau sekarang-sekarang ini lagi menjamur start-up atau usaha perseorangan di Indonesia? Mereka menjual macam-macam produk dan jasa. As Freewriter, Freelance Finance Consultant, Beauty Influencer, Beauty products, Food and beverages, dan salah satunya fashion products.
Sebagai muslimah, hijab sudah jadi pakaian wajib. Kalau dulu pertama pakai hijab, model dan bahan hijab sangat terbatas. Pilihan warnanya juga sangat sedikit. Pernah pakai hijab segiempat berbahan sangat tebal. Dan itu sangat menyiksa, karena kepala jadi terasa berat dan pusing, ditambah rambut gampang lepek karena keringat dikepala tidak diserap hijabku saat itu. Hijab sekarang menjadi salah satu fashion item yang diperhatikan. Terutama dari segi kenyamanannya.
Kalian tahu salah brand hijab lokal ‘zayanaorganic’, asli ti Bandung tea.



Brand ‘zayanaorganic’ adalah salah satu brand lokal yang memproduksi hijab dengan bahan organik.
Begitu aku dengar ada hijab brand yang menggunakan bahan organik, langsung kepo kepo dan excited. Kenapa? Selama ini banyak banget permasalahan limbah tekstil. Buangan tinta pewarna bahkan kainnya sendiri agak susah diuraikan di alam, dan ini jadi merubah ekosistem lingkungan, terutama limbah yang dibuang sembarangan di sungai-sungai.
Limbah-limbah tekstil yang dibuang tanpa pengolahan terlebih dahulu, bisa menutupi permukaan air sungai, ini menyebabkan oksigen dan cahaya matahari susah masuk sampai ke bagian dasar sungai. Ikan-ikan dan tumbuhan air disitu gak bisa hidup dengan baik. Bahkan akhirnya banyak yang mati. Sungai ini nantinya akan berhulu ke laut. Bayangkan jika limbah-limbah ini menutupi laut. Mungkin ikan tenggiri dan salmon dikemudian hari akan menjadi langka.
Nah, mungkin ini juga jadi salah satu alasan 'zayanaorganic' untuk membuat hijab organik.
Maksudnya organik?
Iya, bahan hijabnya ini terbuat dari serat alami (natural), 100% non-polyester. Bahannya dikenal dengan Tencel (bahan lyocell). Bahannya terbuat selulosa yang ditemukan pada serat kayu dari perkebunan-perkebunan yang dikelola secara berkala.
Rasanya waktu dipakai apakah sama dengan hijab bahan non-organik?



Pertama kali aku pakai hijab ‘zayanaorganic’ ini, tidak bikin gerah sama sekali. Teksturnya lebih halus, lentur, lembut dan nyaman untuk kulit sensitif. Gak berat dikepala juga karena ringan. Kelenturan ini jadinya memang agak susah dibentuk sih, tapi bisa diakali dengan menggunakan ciput kok.
Hijab ‘zayanaorganic’ juga dapat menyerap kelembapan dengan baik, so no more worries sweaties and bad smell!
Oh ya, karena pola serat kayu dari tencel ini sangat halus, bikin warna hijab jadi lebih tahan lama. Kan kadang sudah ada hijab yang baru 2 atau 3 kali cuci warnanya luntur, lama-lama jadi “mbladus”.
Pilihan warna dan kualitas hijab ‘zayanaorganic’?
Jahitan hijab ‘zayanaorganic’ rapih. Setiap hijabnya dikemas menggunakan pouch hitam keren dan ada certificate card dari tencel. Berasa mewah banget dan ada kepuasan tersendiri karena sudah berpartisipasi dalam mengurangi permasalahan ekosistem bumi!
Kalau warna dan patternnya? Banyak! Gak usah ragu teman-teman. Kealamian bahan hijab ‘zayanaorganic’ gak bikin warna dan pattern koleksi hijab jadi terbatas. Justru ini lucu-lucu banget motifnya, kekinian banget, lux, dan gak norak. 


Satu lagi, mau dapet hijab ini secara gratis gak? Kebetulan banget ini ‘zayanaorganic’ lagi kerja sama dengan Bandung Hijab Blogger. Caranya gimana?



- Regram salah satu postingan Zayana dan upload di IG kamu.
- Isi caption dengan review & pendapatmu mengenai Zayana Organic.
- Mention 3 teman mu untuk follow Zayana.



Pemenang bakal dapat koleksi Zayana dan voucher belanja! Yippi!!
Periode challenge 8 - 14 Oktober 2018. Langsung deh follow dan cek ig ‘zayanaorganic’ dan “bandunghijabblogger”.
Yuk cobain hijab ‘zayanaorganic’! selain nyaman untuk kepala mu, juga nyaman untuk ekosistem!

Love,
Ale

Tidak ada komentar:

Posting Komentar