Minggu, 30 September 2018

THE TOP 5 THINGS I LOVE ABOUT BANDUNG | ALIA SULISTYANTI



Hi! Akhirnya aku collab lagi nih sama Bandung Hijab Blogger. Kali ini bertemakan “top 5 things you love about Bandung”. 


Apa aja ya? Here’s my list.

1.          The Weather



Sebagai anak rantau, gak jauh-jauh amat sih sebenernya, aku sangat bisa beradaptasi dengan udara disini.  Adem, kadang kedinginan parah sampai cari-cari alasan buat telat masuk kantor. Kosanku juga gak perlu pakai AC, wong sudah adem. Pepohonannya masih banyak, ya mungkin sudah gak serimbun dulu. Tapi pemkot disini masih mempertahankan pohon-pohon besar dan taman-taman yang enak dipandang agar suasana di Bandung tetap hijau.


Loc: Taman Musik, Bandung
Keluargaku kalau ke Bandung suka komentar, “Bandung tuh kalau malem gelap banget ya, Dek”. Well, ya memang begitu, mungkin karena lampu-lampu jalan disini banyak tertutup pohon. Saking banyak pepohonan yang lebih tinggi dari lampu jalan. But i am so in love with the weather.

2.         The Food

Sebagai lulusan Teknologi Pangan bukan berarti aku suka makan dan suka semua jenis makanan. Justru aku orang yang picky sama makanan. Pas orang-orang suka makan Durian, bakso daging sapi, nasi, aku malah gak suka. Ditambah aku juga alergi seafood, jadi gak bisa sembarang makan makanan laut. Nah, beruntung karena Bandung salah satu kota dengan beragam jenis makanan, Aku gak kesulitan mencari makanan yang cocok. 

Contohnya kesukaanku sama batagor. Batagor menjamur banget di Bandung. Ada yang dijual di gerobak, di kedai, ada yang dijual Rp 5000 seporsi sampai ke Rp 8000 per pcs. Tinggal aku sesuaikan sama waktu pembelian, kalau akhir bulan beli batagornya di gerobak yang suka mangkal didepan gang kostan, itu juga enak loh gak bohong. Hihi.



Selain batagor, favoritku tuh ayam geprek! Kebetulan anak kost, gak pernah bekal, setiap hari jumat pasti ada ritual makan siang ayam geprek dengan teman-teman kantor. Di daerah tempatku kerja, sudah hampir 6 kedai ayam geprek yang sudah dicoba. Mulai dari yang harganya murah, murah banget, murah aja, sampai agak mahal. Mulai dari yang pedas cikur, pedas matah, pedas panas perut. Next, mau mencoba ayam geprek di daerah lain di Bandung, ada rekomendasi?

3.         The Creativity and Culture

Orang-orang bilang, kalau kamu anaknya kreatif dan inovatif, maka Bandung cocok buat kamu. Bandung melahirkan banyak jajanan makanan yang beragam, setiap tahun pasti ada kedai makanan yang baru. Gak Cuma makanan, Bandung menyediakan banyak artspace dan museum, taman, dan tempat kumpul-kumpul lainnya untuk berinteraksi dan bertukar pendapat dengan orang lain, jadi gak heran banyak banget komunitas-komunitas yang terlahir disini. Mulai dari olahraga, fotografi, skate board, memasak, dan blogging salah satunya. 


ig : @ngayoga
ig : @bandunghijabblogger
Kebetulan juga setelah lulus kuliah, aku langsung dapat pekerjaan disini, jadi bisa eksplorasi komunitas-komunitas yang ada di Bandung dan yang mana yang aku suka, aku ikuti.

Bandung dikenal juga dengan keramahan penduduknya, dan memang itu benar adanya. Tempat kerjaku banyak yang asli Bandung, mereka sangat sopan dan heartwarming. Meskipun kerjaan sering gak kira-kira, tapi karena suasana kantor dan teman kantorku baik-baik, jadi nyaman sama kantor sendiri.


my love-hate co workers
4.         The Coffee



Kenapa Bandung dan Kopi?

Kopi menjadi salah satu favorite beverage buatku selain teh. Memang semua orang gak suka kopi karena rasanya yang pahit dan mungkin karena alasan medis. Tapi kopi buatku bukan sekedar teman lembur dan begadang, kopi jadi salah satu yang harus ada pada saat butuh ketenangan batin. Hehe, lebay sih. Tapi percaya atau gak senyawa aromatik pada kopi ampuh menenangkan pikiranku.

Nah, lagi-lagi Bandung memfasilitasi aku untuk mencoba beragam jenis kopi. Mulai dari kopi hitam, latte, manual brew, vietnam drip, es kopi susu, dan masih banyak lagi. Tempat ngopinya juga banyak, mulai dari hanya sekedar kedai sampai ke cafe, dengan beragam (Rp. 8000 sampai Rp. 50.000). Rasanya juga berbeda setiap tempat setiap barista.

5.         The Memories

Untungnya Bandung tidak menyimpan kenanganku bersama mantan.. bukan, bukan itu. Bandung jadi tempat aku menemukan siapa aku. Dimulai dari 0, lulus SMA, kepingin banget sekolah di keteknikan aritektur atau sipil. Mencoba berkali-kali peruntungan ke universitas swasta dan negeri. Tapi takdir pilih jalan lain, aku lulus sarjana sebagai teknologi pangan.



Mencoba peruntungan lagi untuk dapat pekerjaan, dan alhamdulillah bisa kerja di Bandung. Mencoba segala macam hal yang aku suka, yoga, pilates, running, blogging.. Semua di Bandung. Sebagai pendatang, sangat, sangat suka Bandung.

Ada yang sama denganku? Jangan lupa baca 5 hal favorit tentang Bandung versi Teh Ume!


Love,
Ale

Tidak ada komentar:

Posting Komentar