Minggu, 26 Agustus 2018

PARA PEJUANG KEKINIAN | ALIA SULISTYANTI




Seberapa besar kamu cinta sama Indonesia?

Dulu, Secinta dan sebangga itu rakyat Indonesia sama tanah nya.
Mereka berjuang melawan penjajah dan memerdekakan bangsa Indonesia, tanpa minta dibalas dan dibayar dengan apapun. Tujuannya Cuma satu, Indonesia tetap jadi milik kita. Gak bisa dihitung ada berapa banyak pejuang yang rela mati demi memerdekakan bangsanya. Kepanasan, kehujanan, kelaparan, mungkin udah biasa mereka rasakan saat itu.. Mereka lelah? Pasti. Tapi gak pernah nyerah dan yakin kalau suatu saat nanti akan ada titik terang dimana Indonesia merdeka dan menang.



source : vebma

Sekarang, banyak para pemuda yang mencetak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia dimata dunia. Atlet-atlet yang bisa meraih medali perunggu, perak bahkan emas bikin Indonesia semakin dikenal dunia. Artist, singer, designer, creative, technologist, preneur yang bisnisnya maju tuh menjadi nilai plus buat penilaian Indonesi. They work with their passion and still have a pride as an Indonesian. Indonesia tuh negara berkembang yang melahirkan banyak orang-orang hebat. Sukarno Hatta, B.J. Habibie, Susi Susanti, Lilyana Natsir, Tontowi Ahmad, dan lain sebagainya (browse by click here), mungkin next Alia Sulistyanti. Wkwkwk.

Kenapa bisa sih orang-orang dulu, kita, aku cinta sama Indonesia?
Indonesia punya banyak hal yang gak ada di belahan dunia manapun.


source : google.com

Contoh, makanan-makanan khas Indonesia. Sebut saja mereka Nasi goreng, Sate Ayam, Ketoprak, Mie Ayam, Batagor, Rendang, Pempek, Nasi Kuning, Nasi Kucing, Kerupuk Melarat, Es Cendol, Bajigur, Bandrek, Indomie seleraku, yak apa lagi? Apa lagi? Cig sebutin makanan lainnya di kolom komentar dibawah yahh.

Pantai Pacitan (Dokumentasi Pribadi)

Lagi, Indonesia itu kaya raya, air dan daratannya cukup, suhu udara yang seimbang, pantainya bagus-bagus, danau, pegunungan gak kalah indah dengan negara-negara lain. Punya banyak hasil tambang, bisa tanam-tanam buah endemik dan rempah-rempah yang belum tentu ada di negara lain. Durian, Buah Naga, Jengkol, Petai, Kayu Manis, Andaliman, Kesemek... Kufikir gak semua negara bisa menanam ini.

Indonesia punya beragam banyak etnis, suku, adat, bahasa, nyanyian dan tarian yang banyak banget ragamnya. Keberagaman ini justru bikin Indonesia jadi harmonis dan saling toleransi.

Di era modern ini, kita sudah gak perlu bawa tombak buat perang untuk menang melawan penjajah dan merdeka. Tapi kita perang melawan modernisasi. Maksudnya? Maksudku gini, karena banyak bermunculan trend-trend yang lebih modern dan kekinian yang masuk ke Indonesia, terkadang bikin kita lupa sama sikap dan moral khas Indonesia sendiri. Menjadi manusia modern tuh sah-sah saja kok, wong sudah seharusnya bisa mengikuti perkembangan zaman. Tapi kita gak boleh menghilangkan jati diri bangsa Indonesia. Indonesia yang berbudi perkerti luhur, keramah tamahan rakyatnya, keindahan alamnya, dan cinta tanah air.

By the way, sehabis streaming opening ceremony nya asean games kemarin.. satu scene yang paling menarik adalah bagian tarian futuristik, seperti menggambarkan modernisasi lagi penetrasi masuk Indonesia. Bukanlah hal yang buruk untuk mengenal lebih dalam tentang teknologi dan kabar terbaru dari luar, buat menambah pengetahuan juga, tapi jangan sampai kecintaan dan jati diri kita terkikis. Ini yang seharusnya kita perjuangkan, agar modernisasi dan tradisi bisa berjalan beriringan, harus lebur jadi satu, bukan saling menghilangkan..

Menurutku, penting Indonesia mengenal modernisasi dan global, agar Indonesia tidak mudah mudah dibodohi, diperbudak, diperdayakan seenaknua. Sudah jadi tugas kita yang hidup di zaman now untuk mengenal dan mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai dan moral bangsa. 

“Indonesia Forever”
Truly amazing indonesia with good things in it. And i am so proud to be a part of Indonesia.

 
source : google.com

Salam,
INDONESIA FOREVER
HAPPY BIRTHDAY TO US, INDONESIANS


Tidak ada komentar:

Posting Komentar