Kamis, 12 Juli 2018

DIKAMBING HITAMKAN : SUSU KENTAL MANIS, Pt 1 | ALIA SULISTYANTI


Belum lama ini, beredar issue mengenai bahaya susu kental manis. Informasinya susu kental manis itu bukan salah satu produk dari susu, benarkah? Katanya selama ini susu kental manis sudah menipu masyarakat Indonesia.. Hmmm. Tunggu dulu.


Jika dirunutkan, sudah berapa lama kita mengenal susu kental manis? Tahun lalu? Dua atau tiga tahun lalu? Aku rasa susu kental manis sudah ada bahkan sejak ibuku masih belum lahir. Lagi, susu kental manis ini jenis panganan bukan asli Indonesia, jadi berarti susu jenis ini sudah pernah dibuat, diedarkan dan dikonsumsi diseluruh dunia, kan?

Lalu, ada berapa kasus sakit atau bahkan sampai kematian yang terjadi akibat mengkonsumsi susu kental manis? Can everyone describe this? With number please.

Oke, gini. Susu sering jadi makanan tambahan untuk sumber mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh, terutama tulang karena kandungan kalsiumnya yang tinggi. Dan kalsium jarang ada di tanaman. Jadi, susu masih punya kebaikan untuk tubuh kan? Susu itu salah satu panganan yang basenya air. Hampir 80% isinya air, sisanya padatan. Well, panganan dengan kadar air tinggi kayak gini bisa mempercepat/memperpendek umur simpan pangan tersebut. Jadi intinya, susu dengan kandungan air tinggi suka cepet basi.

Susu sapi segar yang baru diperah hanya mampu bertahan kurang dari 1 hari dalam suhu ruang. Kebayang gak? Kalau saja permerah susu rumahnya di Pengalengan dan akan menjual susu ke daerah Jakarta, kemudian butuh 4-5 jam perjalanan, 1 jam untuk loading barang, 1 jam selanjutnya untuk display di toko-toko panganan. Mungkin hari itu sudah larut malam dan baru bisa dijual besoknya, keburu basi kan?

That’s why banyak orang-orang berinovasi menciptakan produk olahan susu yang bertujuan untuk memperpanjang umur simpan susu. Contoh, mereka pakai metode pemanasan sterilisasi dan pasteurisasi sehingga jadilan susu UHT yg banyak ditemui di supermarket.

Alternatif lain, susu diolah menjadi produk/ bentuk lain dengan menambahkan bahan pangan tertentu yang sifatnya mengawetkan seperti, keju, kefir, yogurt, susu bubuk dan susu kental manis.

Nah, jadi susu kental manis yang kita kenal ini sebenarnya inovasi yang ditujukan untuk mengawetkan susu. Susu dievaporasi, semacam diuapkan biar kadar airnya turun lalu ditambahkan gula, untuk mengikat sisa air dan padatannya, jadi bakteri ga cepet merusak dan ga cepet bikin basi. Prinsip pengawetan ini mirip dengan  manisan buah yang ada toko oleh-oleh. Manisan dan susu kental manis sama-sama ditambahkan gula agar lebih tahan lama, lalu pernah dengar kasus keracunan asinan? 

Kemudian, apakah kandungan susu kental manis sama dengan susu segar? Ya jelas enggak. Susu segar tuh kayak buah baru metik yang “segar”, “fresh”, ga ada penanganan apapun. Lain dengan susu kental manis yang memang produk olahan susu. Garis bawahi, olahan. Ada proses yang diterapkan ke susu itu.

Beberapa komponen pada pangan tidak kuat terhadap penanganan atau proses yang diberikan, sehingga penurunan kadar vitamin dan mineral pada pembuatan susu kental manis pasti ada. Kemudian, karena ada penambahan gula ini, maka kadar gula meningkat di susu kental manis. Bahaya gak kalau dikonsumsi setiap hari?
Ya coba pikirkan lagi aja, udah makan nasi yg karbohidratnya tinggi, ditambah minum susu kental manis, ga mungkin ga bahaya. Jadi gimana sih?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan beredarnya susu kental manis. Banyak orang salah kaprah, dengan mengganti ASI dengan susu kental manis, biar murah katanya. Ada iklan yang menganjurkan untuk ganti ASI dengan susu kental manis? Maaf, gak pernah lihat, mungkin gak pernah ada. Susu kental manis ini sudah terlalu manis untuk menggantikan susu segar bahkan ASI. SKM lebih sering dipakai sebagai salah satu bahan untuk minuman kayak thai tea, green tea, untuk isian roti lapis, puding cocktail. Jadi siapa yang salah? Industri susu? Bukan.

Pola pikir kita harus bijak. Sekarang tuh sudah banyak industri pangan yang sadar akan keamanan dan keselamatan pangan para konsumen, banyak kemasan pangan yang sudah mencantumkan informasi-informasi penting seperti komposisi, alergen yg terkandung, petunjuk pemakaian bahkan beberapa produk juga sudah mencantumkan target umur konsumennya. Kita juga punya badan yang mengawasi peredaran makanan dan obat-obatan. Ini akan jadi lebih mudah, kita cukup melihat no daftar dan label terverifikasi ada atau tidak pada kemasan tersebut. Kalau sudah tercantum, ya berarti pengawas sudah mengecek dan uji lab produk tersebut layak konsumsi atau tidak. Dan.. tidak mungkin lolos uji jika produk ini tidak aman. So, masih mau bilang kalau susu kental manis itu berbahaya? 

Pemikiran kita yang justru lebih berbahaya.






18 komentar:

  1. Susu kental manis menurut saya ga berbahaya hanya konsumsinya ya jangan berlebihan saja ya kan, duh memang bener yang bahaya itu pola pikir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa betuuul tehhh, yg penting kitanya mesti bijak

      Hapus
  2. Ak baca tentang susu kental manis ini pas abis lahiran anak pertama 6 taun lalu. Sejak itu, ak anggap susu kental manis ini seperti sirup rasa susu. makanya ga ak kasih ke anak dibawah 1 taun, Plus penggunaannya juga hanya sekedar buat tambahan makanan seperti roti atau sup buah. AK kaget sih pas orang2 reaksinya berlebihan atas berita yg beredar skrg skrg :-(

    BalasHapus
    Balasan
    1. kadang netijen suka berlebihan kalau komen tuh :( ga dipelajarin dulu inti permasalahannya

      Hapus
  3. ini pencerahan, thx infonyaa yaaa.

    BalasHapus
  4. Iya sih memang kita tidak bisa menyalahkan satu atau dua pihak. Intiny next time memang harus berhati2 dan check dengan detail keterangan dalam kemasan. Menjadi konsumen cerdas ya sis kita ini hehe

    BalasHapus
  5. nice posting, thanks for sharing

    BalasHapus
  6. Bahaya itu kalo berlebihan, apa2 yang berlebihan pasti enggak bakal bagus jd nya, secukupnya ajaa...

    Kayak makan roti pake susu kental manis coklat, kalo setangkup dua tangkup ga masalah, kalo 10 biji sekaliguss, yaa berabeee buat timbangan 😂😂😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha iyaa, SKM tuh kandungan gulanya udah tinggi. cepet banget naikin timbangan emaang

      Hapus
  7. Mau kental atau UHT semuanya aku suka kok, asal jangan rewog aja konsumsinya hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa, gak mungkin dibuat dan dijual kalau gak ada yg suka.. yg penting bijak konsumsinyaa hehe

      Hapus
  8. Hihi klo inget susu kental manis ini aku ngerasa agak bete.. kenapa? Jd waktu kecil kata mama aku ga cocok sama semua sufor kecuali susu kental manis ini. Meskipun skrg malah dibilang ga cocok buat anak krna bukan susu yg penting dan Alhamdulillahnya ga ada efek samping apa2 sampe skrg ku juga tumbuh dengan baik aamiin.. so klo jd netijen juga harunya dicermati dulu yah semua produk ga cuma produk susu kental manis ini.. nice share

    BalasHapus
  9. Depend on perspective ya teh sebenernya:) jangan salahin kental manisnya, pilihannya tergantung konsumen semua. Agree teh, nice point of view😀

    BalasHapus