Senin, 12 November 2018

WATERCOLOR WORKSHOP WITH DIRUANGKASA | ALIA SULISTYANTI



aliasulis - Hai! Assalamu’alaikum. Tanggal 13 Oktober yang lalu aku hadir dalam acara Watercolor Workshop. Tempatnya di Cafe Yourgood cabang Dipatiukur. Kebetulan yang ngadain workshop ini kakak tingkat di kampusku, teh Anggit. She’s really artsy. Teh Anggit dari zaman kuliah memang terkenal kreatif dan seni banget. Aku gak satu jurusan, tapi kenal karena waktu itu aku ikut komunitas fotografi fakultas, trus doi jadi tutor. Sekarang udah sering ngadain art workshop, bikin gambar orang pakai kuas. Usut punya usut, teh Anggit menggunakan watercolor ini sebagai media pelarian dari kesedihannya tentang percintaan. Dengan watercolor, bisa bantu beliau bangkit dan lebih bahagia. Mungkin.. Kamu juga bisa menggunakan ini sebagai metode healing..
Kalau kepoin foto-fotonya di instagram pasti mupeng deh. Karya-karyanya sudah banyak. (IG diruangkasa; click here!). Hihi.
Workshop ini dihadiri oleh 6 orang peserta, udah cem private class kan. Acara dimulai dengan perkenalan masing-masing peserta. Everyone came for different reason. Ada yang mau belajar watercolor karena mereka mengajar anak-anak TK jadi sebagai guru harus bisa menggambar sedikit-sedikit, ada yang mau belajar karena sudah lama vakum menggambar dan menguas, jadi mau diasah lagi. Aku personal mau berguru handlettering pakai kuas dan cat air sama yang udah pro. Selain itu, mau ketemu teh Anggit dan belajar banyak tentang watercolor.
Setelah perkenalan masing-masing peserta, aku dikenalkan sama tools-tools yang biasa digunakan untuk menggambar watercolor. Kertas, kuas, watercolor pad dan air. Kertasnya macam-macam, ketebalan kertasnya juga beda-beda. Semakin tebal kertasnya semakin bagus untuk gambar menggunakan cat air (kertas jadi gak cepat basah).

lagi serius ceritanya, in frame : mayang (sepupuku yg kuajak paksa ikutan workshop ini)
Kuas-kuasnya banyak macam dan jenisnya, ada yang kecil ada yang besar, ada yang runcing ada yang pipih, ada yang kayak kipas. Sebenernya kefikiran untuk menggunakan kuas-kuas makeup buat gambar.... bentuk-bentuknya mirip soalnya.
Pada dunia watercolor, ada 4 cara dalam menggambar pakai watercolor. Dry on dry, dry on wet, wet on dry dan wet on wet. Bingung? Haha, sama, aku kira gak ada beda-beda begini, semua sama Cuma tinta masukin aer.


Tapi gini detilnya
Dry on dry : ketika cat air yang kamu pakai bentuknya pasta (biasanya dibungkus model tube) di apply ke media kertas yang kering.
Dry on wet : ketika car air yang dipakai bentuknya pasta dan di apply ke media kertas yang sebelumnya dibasahi dulu.

Wet on dry : cat air yang dipakai bisa berbentuk padat atau pasta bisa, kemudian dicampurkan air terlebih dahulu. Jadi teksturnya lebih cair, light dan lebih transparan. Kemudian di apply pada media kertas yang kering.
Wet on wet : cat air yang dicampur air dan di apply pada media kertas yang basah.
Dari 4 teknik tersebut, hasil gambaran jadi berbeda-beda juga. Kalau kita pakai 2 teknik pertama (dry on dry dan dry on wet) hasil gambaran terkesan “tebal”, warnanya keluar dan konkret, nyata, tapi lebih lama keringnya. Dua teknik terakhir (wet on dry dan wet on wet) menghasilkan gambar lebih transparan, warna yang keluar “tipis” dan lebih cepat kering.
Cara penggunaannya gimana, Le?
Tergantung kesukaan kamu. Lebih suka gambaran yang tipis-tipis atau yang tebal dan bisa mrip dengan aslinya. Aku sendiri lebih suka pakai teknik wet on wet. Karena cat air yang aku punya bentuknya padat haha. Dan lebih mudah diapply ketika media kertasnya dibasahi terlebih dahulu, jadi gak “seret”. Teknik wet on wet juga sebenarnya bisa dibuat lebih tebal, tinggal dikasih warna lebih banyak, sehingga konsistensi tebih kental.

Hari itu, selain dikenalin 4 dasar cara menggambar watercolor, aku juga belajar cara membuat bunga dan daun. Pretty basic ya, tapi susah-susah gampang ternyata. Sering latihan itu koentji dari segala koentji. Kelas berakhir dengan mengumpulkan hasil gambar bebas versi masing-masing peserta. Ini punyaku.



nyempil seperti upil
Sekian ceritaku, see you next time!
Love,
Ale



Sabtu, 27 Oktober 2018

KENAPA BLOG? | ALIA SULISTYANTI


Hai!

27 Oktober 2007 lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Bapak Muhammad Nuh, membuat sebuah acara untuk mewadahi para blogger di Indonesia (Sumber: Maxmanroe.com). Ditanggal 27 Oktober 2018 ini, lagi-lagi collab sama BHB untuk share pengalaman dan cerita alasan aku ngeblog.


Minggu, 30 September 2018

Sabtu, 22 September 2018

AZALEA HIJAB DATING BERSAMA BANDUNG HIJAB BLOGGER | ALIA SULISTYANTI


Halo girls,
Sabtu, 15 September 2018 lalu, aku dapat kesempatan untuk hadir di acara Azalea x Bandung Hijab Blogger. Excited bangettt, karena ini pertama kalinya ikut event/workshop seperti ini.


Minggu, 26 Agustus 2018

PARA PEJUANG KEKINIAN | ALIA SULISTYANTI




Seberapa besar kamu cinta sama Indonesia?

Dulu, Secinta dan sebangga itu rakyat Indonesia sama tanah nya.
Mereka berjuang melawan penjajah dan memerdekakan bangsa Indonesia, tanpa minta dibalas dan dibayar dengan apapun. Tujuannya Cuma satu, Indonesia tetap jadi milik kita. Gak bisa dihitung ada berapa banyak pejuang yang rela mati demi memerdekakan bangsanya. Kepanasan, kehujanan, kelaparan, mungkin udah biasa mereka rasakan saat itu.. Mereka lelah? Pasti. Tapi gak pernah nyerah dan yakin kalau suatu saat nanti akan ada titik terang dimana Indonesia merdeka dan menang.


Kamis, 16 Agustus 2018

DI KAMBING HITAMKAN : SUSU KENTAL MANIS Pt.2 | ALIA SULISTYANTI




Lanjut dari artikel sebelumnya, ada perlunya masyarakat, kita, kenal lebih dekat tentang susu kental manis. Kan.. Tak kenal maka tak sayang.

Berawal dari susu yang gampang basi dan gampang rusak, banyak Food technologist yang membuat inovasi-inovasi susu menjadi produk olahan susu, baik itu siap saji atau setengah jadi, yang tujuannya untuk mempertahakan umur simpan susu. Salah satu produk olahannya yaitu Susu Kental Manis.

Minggu, 05 Agustus 2018

Review: TOP 3 FAV LIP PRODUCTS | ALIA SULISTYANTI


Lipstik! Siapa yang gak tau? Hmm..

Well, ngomongin soal pemulas bibir. Lipstik tuh sekarang jenisnya sudah banyaak banget, mulai dari berbagai macam merk, formula, harga dan shades. Dulu, ya sekarangpun aku masih suka bingung mau beli dan pakai lipstik apa karena banyak sekali pilihan.

So, kali ini aku collab dengan teman-teman Bandung Hijab Blogger untuk membuat review “lipstik favorit”. Well, everygirl definitely have their own favorite lipstick. Even for a person like me which not really into beauty.

IG : @bandunghijabblogger

Kamis, 12 Juli 2018

DIKAMBING HITAMKAN : SUSU KENTAL MANIS, Pt 1 | ALIA SULISTYANTI


Belum lama ini, beredar issue mengenai bahaya susu kental manis. Informasinya susu kental manis itu bukan salah satu produk dari susu, benarkah? Katanya selama ini susu kental manis sudah menipu masyarakat Indonesia.. Hmmm. Tunggu dulu.

Kamis, 21 Juni 2018

SMARTER NOT HARDER


Pernah gak sih kamu ngerasa kerja keras kamu disia-siakan sama atasan? Berkali-kali ditolak dan clueless apa yang kurang dan apa yang harus dibetulkan. Hmmm mungkin ini juga kealamin sama kamu yang lagi skripsi, tugas akhir atau tesis misal.

Pernah dengar pepatah legendaris yang berbunyi : KERJA KERAS BAGAI KUDA? Yep, kebanyakan orang berpikir yang penting kerja keras, supaya apa yang kita mau bisa kita dapatkan.

Buat aku kerja keras aja ga cukup untuk bisa memenuhi goals kita. Yang benar buatku itu kerja keras harus dengan cara/ pola pikir dan strategi yang matang.

Pola pikir kita yang menentukan seberapa efisien dan efektif kerja keras yang dilakukan. Banyak orang langsung action tanpa ada strategi di awal, let it flow banget hidupnya. Tapi menurutku itu ga efisien. Hanya kerja keras saja mungkin bisa membuat kamu buang-buang waktu karena mungkin sebenarnya kerjaan kamu itu bisa dilakukan dalam waktu singkat, dengan bantuan pola pikir dan strategi kita tadi.

Ini sudah era 20an. Harusnya semua sudah serba canggih, apa-apa sudah bisa diakses dengan mudah. Kalau dulu masih pakai tuas untuk mengangkut karung berisi beras dari truk ke gudang penyimpanan, kalau sekarang sudah pakai forklift. Kalau dulu pesan tiket kereta harus ke stasiun dan harus punya waktu luang untuk melakukan itu, sekarang sudah bisa pesan online lewat banyak pilihan apps. Kalau dulu mau keluar negeri, bahkan lintas pulau saja harus naik perahu yang bisa berhari-hari dilaut, sekarang sudah bisa lebih cepat pakai pesawat terbang.

Strategi dan pola pikir andalanku harus melek teknologi. Kenapa? Kadang orang berpikir teknologi hanya bisa membuat kita jadi lupa sama sekitar, atau malah jadi candu dan segala macam yang negatif. Padahal yang bikin teknologi dinilai buruk ya karena pola pikir manusia nya itu sendiri. Teknologi bisa bantu kita mencari jalan mudik lebih cepat dengan gmaps. Teknologi bisa bantu kita cepat merevisi dan menyelesaikan tugas akhir kita, gausah tulis dan hapus berkali2.

Jangan sampai kerja keras kita dibayar murah, pakai strategi mu. Biar capek mu ga terbuang sia-sia. Work smarter, not harder.


Jumat, 15 Juni 2018

MUDIK BACKPACKER




Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, ga sampe seminggu. Di Indonesia, identik banget nih sama yang namanya mudik. Nah, aku termasuk salah satu dari banyak mudikers. Kalau waktu dulu, zaman masih sekolah aku mudik bareng keluarga dari Purwakarta. Kadang bareng-bareng sama tante dan sepupu-sepupuku dari Bekasi dan Jakarta. Semua bawa mobil dan bermacet-macet ria (dulu belum ada tol cipali) dan ini bisa sampai 2-3 hari diperjalanan. Fyuhh, capek tapi senang karena ini jadi ajang waktu untuk berkumpul sama sanak saudara.

Kali ini, beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Aku mudik sendiri dan dari Bandung. Tahun ini kantorku liburnya ga bareng dengan kantor teteh dan aa, mereka libur duluan huhu jd terpaksa aku mudik sendiri. Aku naik kereta by the way.

Kalau dulu kan nebeng teteh atau mama jadi barang bawaan bisa seenaknya haha, sekarang aku mesti menghemat barang bawaan karena aku pakai kendaraan umum dan sendiri. Agak takut sih, but challenging.

Disini, aku mau share persiapan aku mudik, mudik a la traveler backpacker ceritanya.
First thing first, planning.
 



Mudik kali ini sekitar 2 hari dijalan (pulang pergi) dan 3 hari di rumah Mbah, jd bawaan ku disusun cukup untuk 5 hari saja.
Tips ku, saat lebaran sebaiknya :
1. Membawa baju yang masih satu undertone. Misal nih, baju lebaran kita warnanya biru, kalau bisa kaos atau atasan lainnya yg kita bawa masih bernuansa biru, atau pilih abu-abu atau hitam. 
2. Khusus untuk muslimah, karena warna-warna baju yang kita bawa masih satu undertone, hijab yg dibawa juga masih bisa dihemat, misal cukup membawa hijab warna biru muda, navy dan hitam. Bisa membawa yang bercorak atau yang polos, up-to-you. Jadi, satu hijab yang kamu bawa bisa dipadu padankan dengan 2 sampai 3 setel atasan yang kamu bawa.
3. Underwear, karena aku hanya 5 hari include perjalanan, cukup bawa 3 pasang saja. Kalau sudah kotor seharian dipakai, bisa kamu langsung cuci dan dijemur, jadi bisa kering dan bisa dipakai lagi untuk besok hari. Jangan malas cuci sambil kamu mandi, misalnya. Pantyliner bisa bantu kamu juga untuk menghemat bawaan underwear kamu.
4. Travel Toolkit. I know, kebanyakan perempuan tuh gabisa jauh dari makeup dan skincare. Rangkaian skin care yg bisa sampai 10 items dan makeup yang bisa kamu bawa lebih dari 10 items. Tipsku, semua skincare aku pindahin ke botol dan jar kecil yang sekiranya cukup ku pakai selama 5 hari. Makeup aku cukup membawa alat yang multifungsi, misal, lipstik orange yang bisa aku pakai sebagai blush, eyeshadow dan lipstik. Mascara yang bisa aku pakai untuk bulu mata dan alis sekaligus. Untuk Makeup, saranku pilih tema makeup yang minimalis dan netral, jd ga banyak effort dan product yang kita pakai. Dandan seminimal mungkin saja yang penting muka kelihatan segar.
5. Extra. Untuk bawaan yang lain sebaiknya bawa yang kamu perlukan. Kalau kamu butuh mengerjakan sesuatu pakai laptop, bawa. Tapi kalau masih bisa ditinggal, gausah dibawa. Biar bawaanmu lebih ringan. Tapi handphone dan kamera menurutku penting dibawa untuk mengabadikan momen lebaran bersama keluarga besar. Jangan lupa, charger!

Hmm, terinspirasi? Semoga bermanfaat!

Selasa, 05 Juni 2018

Review buku : RESIGN



Pertama Aku lihat buku ini muncul di instagram Gramedia tuh excited pengen baca.
Awalnya Aku kira buku ini isinya tentang kisi-kisi tahap awal menjadi seorang enterpreneur. Hehe, but i was wrong. Ini salah satu kumpulan novel fiksi metropop. Bahasanya ringan dan sehari-hari, jadi mudah untuk Aku mencerna isi novelnya.

Long story short,
Buku ini isinya tentang keseharian karyawan-karyawan yang suka gosip tentang boss nya yang perfeksionis dan ambisius sama kerja. Mulai dari mereka terpaksa lembur, susah dapat cuti, kena marah waktu presentasi, dan hasil laporan yang dilempar si boss karena gasuka dengan hasil kerja karyawan itu.
Belum lagi boss mereka yang tergolong kaya raya dan ganteng ini masih berstatus lajang. Makin menjadi-jadi deh gosip yang beredar di kalangan the cungpret (*geng bawahan disebut cungpret di novel ini).

Hmmm. Buku ini semakin menarik buat aku karena to be honest, i am an employee too, but on food manufacturing company, not on consultant firm like how it’s written on this book.

Lucunya, ada beberapa petikan kalimat yang ternyata sama dengan yang sering Aku alami selama kerja.

“Kalau bos punya mau, anak buah harus maju!”

“Apa yang sudah kamu kerjakan sampai kamu merasa pantas mengajukan cuti?”

“Sesibuk-sibuknya cungpret, kami masih punya waktu buka media sosial- terutama untuk ngecek gosip”

“Saya nggak pernah menyuruh lembur. Kalau kamu sampai lembur, justru saya harusnya bertanya, dari pagi ngapain saja?”

Well, i would like recomend this book for relaxing your brain and mind. Sukses ka Almira Bastari dengan bukunya. Awas baperrrr.


Kamis, 24 Mei 2018

MALAM MERENUNG


Allah SWT Maha Baik, Maha Penyayang, Maha Pemaaf

 “Sungguh, Allah tidak akan menzalimi seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika kebajikan (sekecil zarrah), niscaya Allah akan melipatgandakan dan memberikan pahala yang besar dari sisi-Nya” - An-Nisaa : 40

Kurang baik apa lagi Allah sama kita?           

Kalau saja Allah mendahulukan marahnya karena kesalahan-kesalahan kita dari pada kasih sayangnya, mungkin kita sudah tidak ada dibumi ini.
Kalau saja Allah mendahulukan azabnya daripada rahmatnya, entah apa jadinya kita sekarang.

Setiap kesalahan yang kita perbuat baik disadari atau tidak, Allah dengan mudah memberikan maaf. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan baik hanya setitik, Allah tetap perhitungkan.

Kurang baik apa lagi Allah sama kita?

Allah menunggu umat-umat-Nya yang bertobat di solat malamnya, menangis memohon ampun atas segala dosa-dosa yang telat diperbuat umat-Nya.

-          Malam teraweh bersama Ust Hanan Attaki, Bandung 23 Mei 2018

Selasa, 22 Mei 2018

MENULIS


Hey Alia, it’s been a while! Lagi apa? Lagi mikirin apa?
My current random thoughts is when i open laptop, see inside and nothing left to read, to watch. Jadi dibuka deh nih ms word dan menulis. Kata pertama yang ditulis adalah “menulis”. Kenapa? Gatau.. Pengen menulis dan bercerita, tapi gatau apa yang harus diceritakan. To be honest, Aku bukan tipe orang yang pandai berbahasa SPOK dan menulis sesuai dengan EYD, tapi menulis dan mengetik sesuatu itu rasanya seperti relaxing my mind and my brain. Pernah ngerasa kayak gitu ga?

Kalau suka nulis kenapa ga pernah posting lagi di blog sendiri?
Hehe, i know last article i posted is about a year ago. Sorry.

Selama itu kamu ga nulis apa-apa?
Nulis ko, tapi ga Aku posting aja di blog

Why?
Because i think my writes are lil bit about my personality, secret life.. and not really inspiring one.

Are you unconfident to post you thoughts?
Yeah, definitely. Aku lihat artikel-artikel yang ditulis Ka Alodita, Jenifer Bachdim, Lavendaire.. or even FD babes on femaledaily forum tuh semuanya menarik, informati dan kreatif. Terus apa kabar dengan isi blog gue? Aku pengen bisa nulis ya yang bermanfaat buat orang-orang yang baca. Ga melulu tentang kehidupan pribadi yang too flat.
So what were you doing after to start it all over again?
Muterin otak berkali-kali tp gadapet pencerahan. Muterin aja otak sampe bodoh dan emang gapernah ketemu titik cerah. Dan percaya atau engga otak terus dipaksa mikir selama satu tahun ke belakang sampai akhirnya ga pernah posting apa-apa.

Are you silly?
Maybe. Sampai minggu lalu, Aku dikasih pinjam buku novel fiksi sama teman. Dan guess what? I think i find a way..... padahal Aku Cuma baca novel fiksi, itupun pinjam. Ga ada effort apa-apa untuk dapet titik cerah. Well, ada pepatah yang bilang kalau Buku itu ladangnya ilmu. Percaya ga? Aku percaya! It does exist! It’s true. Setelah baca buku tsb, Aku jadi dapet inspirasi buat konten nulis. Random aja gitu idenya tiba-tiba muncul.

Kenapa ga kefikiran buat baca sih dari dulu? Biar jadi kayak triger gitu loh, Al!
Setahun ini jujur, Aku ga pernah menyempatkan diri untuk baca buku. Bahkan novel tipis juga ga dibaca. Keseharian Aku tuh dari pagi sampai sore di kantor, malamnya istirahat badan tapi mata dan tangan tetep gerak buat baca gosip dan lawakan-lawakan receh di instagram. Sedangkan weekendnya ku hanya nonton tv/ movies.. kurang bermanfaat emang hidupnya.. mohon jangan ditiru ya. Dan akhirnya tuh Aku selalu mengenyampingkan si buku. Hmm...

Dan dari sini Aku belajar sesuatu. Ternyata baca buku tuh bukan hanya sebatas untuk dihapalin isinya agar bisa lulus sekolah, lulus skripsi, dapet gelar yang setinggi langit dan bernotabene harus duduk diruangan dengerin guru ngejelasin. Engga, ga gitu.. itu hanya sebagian kecil manfaat dari baca buku. Baca buku justru ngasih Aku banyak ide tentang apa yang mau Aku tulis di postingan selanjutnya, ngasih Aku pengetahuan tentang daerah atau suasana yang belum pernah Aku rasain dan datengin sebelumnya. Tapi jadi tahu.. Baca buku juga jadi tolak ukur Aku, kira-kira kedepan nanti Aku ingin menjadi seperti apa hidupnya. Aku gamau menjadi terbelakang karena jarang dan tidak menyempatkan diri untuk membaca buku.

By the way, saat alquran diturunkan pun, Allah SWT meminta Muhammad SAW untuk membaca “Iqra”.. So i think read a book is a good thing, and read Qur’an is best one.